Mahasiswa Informatika dan Sistem Informasi UPGRI Pontianak Gelar Kunjungan Industri ke Sejumlah Instansi

PONTIANAK – Program Studi Informatika dan Sistem Informasi Universitas PGRI Pontianak sukses menggelar rangkaian kegiatan Kunjungan Industri bagi mahasiswa selama tiga hari.
Kegiatan yang berlangsung pada 27 hingga 31 Juli 2026 tersebut diikuti 41 mahasiswa dengan didampingi 10 dosen pembimbing. Kunjungan industri ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai penerapan ilmu dan teknologi informasi di dunia kerja.
Rangkaian kegiatan resmi dibuka pada Senin (27/7/2026) di Aula Lantai 4 Kampus Universitas PGRI Pontianak oleh Dekan Fakultas MIPA dan Teknologi UPGRI Pontianak, Yudi Darma, M.Pd.
Dalam sambutannya, Yudi menekankan pentingnya penguatan kompetensi praktis mahasiswa agar mampu menghadapi perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis, khususnya di bidang teknologi informasi.
“Kunjungan industri ini merupakan langkah strategis untuk memperkecil gap antara teori akademis di kampus dan kebutuhan nyata industri digital. Kami ingin mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami budaya kerja profesional serta regulasi dan keamanan teknologi terkini,” ujar Yudi.
Pada hari kedua, Rabu (29/7/2026), rombongan mahasiswa melakukan kunjungan lapangan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak serta PT Burnian Nitya Lavanya Pontianak.
Di Diskominfo Kota Pontianak, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai tata kelola sistem informasi pemerintahan atau e-government. Mereka juga memperoleh pemaparan mengenai aplikasi JAPIN (Jaringan Aspirasi dan Pengaduan Integrasi) yang digunakan sebagai salah satu sarana pelayanan publik berbasis digital.
Sementara itu, kunjungan ke PT Burnian Nitya Lavanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara langsung operasional industri perangkat lunak, termasuk pengelolaan dan manajemen proyek teknologi untuk kebutuhan komersial.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada Jumat (31/7/2026) dengan kunjungan ke Polda Kalimantan Barat.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diterima oleh Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melalui Subdit Siber Polda Kalbar.
Mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai arsitektur jaringan komunikasi kepolisian dan penerapan teknologi dalam mendukung tugas kepolisian. Selain itu, mahasiswa juga mendapat wawasan mengenai forensik digital serta penanganan kejahatan siber.
Subdit Siber Polda Kalbar turut memberikan pemaparan mengenai penanganan dan upaya pencegahan kejahatan judi online (judol) yang menjadi salah satu tantangan di era digital.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai berbagai peluang dan tantangan karier di bidang teknologi informasi.
Mulai dari penerapan teknologi dalam pelayanan publik pemerintahan, pengembangan perangkat lunak di sektor swasta, hingga aspek keamanan siber dan penegakan hukum di ruang digital.
Kegiatan kunjungan industri diakhiri dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama mahasiswa, dosen pembimbing, serta perwakilan dari setiap instansi yang dikunjungi.
