Perkuat Literasi Media, Delegasi Prodi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas MIPATEK Universitas PGRI Pontianak Lolos Seleksi Pelatihan Jurnalistik ANTARA Kalbar 2026

PONTIANAK – Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Fakultas MIPATEK Universitas PGRI Pontianak kembali mencatatkan cerita membanggakan dari mahasiswanya. Yeremi Van May Sidauruk, mahasiswa semester 5 prodi tersebut, berhasil menembus seleksi ketat lintas kampus dan terpilih menjadi salah satu peserta dalam ajang Pelatihan Jurnalistik ANTARA Kalbar 2026.
Rangkaian pembukaan sekaligus pertemuan perdana dari pelatihan bergengsi ini resmi bergulir pada Sabtu (31/10/2026). Kegiatan berpusat langsung di Kantor Perum LKBN ANTARA Biro Kalimantan Barat Lantai 2, Jalan Johar No. 1, Kota Pontianak. Suasana di lokasi sejak pagi sudah tampak sangat ramai dan dipenuhi antusiasme tinggi dari para peserta yang saling bertukar sapa. Keterlibatan mahasiswa PTI dalam kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi pengembangan iklim komunikasi dan literasi digital yang positif di lingkungan civitas akademika kampus.
Saringan Ketat Lintas Perguruan Tinggi

Langkah Yeremi untuk mengamankan satu kursi di pelatihan intensif ini tentu dilalui dengan perjuangan yang tidak mudah. Berdasarkan data dari pihak panitia, animo mahasiswa di Kalimantan Barat sangat tinggi dalam menyambut program ini. Tercatat ada sekitar 70 hingga 80 lebih pendaftar yang ikut mengirimkan berkas pendaftaran mereka.
Dari puluhan berkas yang masuk, tim penyeleksi melakukan penyaringan ketat berdasarkan komitmen serta motivasi tertulis, hingga akhirnya terpilihlah 25 peserta terbaik. Para peserta yang lolos ini merupakan representasi mahasiswa pilihan dengan latar belakang program studi (prodi) yang berbeda-beda. Mereka mewakili berbagai kampus ternama di Pontianak, mulai dari Universitas Tanjungpura (Untan), Institut Agama Islam Negeri Pontianak (IAIN Pontianak), Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP), Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), hingga Universitas PGRI Pontianak (UPGRI) yang diwakili oleh Yeremi selaku delegasi tunggal dari kampus. Keberagaman latar belakang prodi ini membuat dinamika diskusi selama pelatihan menjadi semakin kaya dan menarik.
Bapak Dedi selaku perwakilan dari Panitia Penyelenggara mengonfirmasi bahwa pada pertemuan perdana hari ini, ada 19 peserta yang hadir memadati ruangan kelas pelatihan. Sementara itu, beberapa peserta lainnya yang belum bisa bergabung sudah memberikan konfirmasi izin secara resmi kepada pihak panitia karena adanya kendala mendesak yang tidak dapat ditinggalkan.
Momentum Spesial Menyongsong HUT ke-89 ANTARA Kalbar

Tepat pada pukul 09.15 WIB, acara resmi dibuka oleh Kepala Biro ANTARA Kalimantan Barat, Bapak Andilala. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi besar kepada para peserta mengenai pentingnya peran mahasiswa sebagai agen penyebar informasi yang sehat di era digital. Pelatihan jurnalistik khusus mahasiswa ini merupakan program tahunan yang kini telah memasuki pelaksanaan tahun kedua sejak pertama kali sukses diinisiasi pada tahun 2025 lalu. Istimewanya, edisi tahun 2026 ini terasa jauh lebih spesial karena digelar bertepatan langsung dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-89 ANTARA Kalbar.
Selama tiga kali pertemuan ke depan, Yeremi bersama seluruh peserta lainnya akan digembleng secara intensif lewat tiga agenda utama yang dirancang secara sistematis, yaitu Dasar-Dasar Jurnalistik, Praktek Peliputan di Lapangan, serta Evaluasi dan Awarding Penulisan. Program ini sengaja didesain untuk menyelaraskan teori di dalam kelas dengan realita dunia pers yang sesungguhnya.
Kupas Tuntas Dasar Menulis Berita dan Foto Jurnalistik
Pada pertemuan pertama yang berlangsung padat hingga ditutup pada pukul 15.45 WIB, para peserta langsung disuguhi materi-materi krusial yang dipandu langsung oleh para praktisi senior. Sesi materi pertama mengupas tentang “Dasar-Dasar Jurnalistik: Membuat Berita dengan Mudah” yang disampaikan oleh jurnalis senior, Rendra Oxtora. Pada sesi ini, peserta diajarkan teknik dasar meramu informasi menggunakan rumus jurnalistik universal agar mampu memproduksi berita yang menarik namun tetap akurat. Pertemuan pertama ini pun berlangsung sangat interaktif dan padat diskusi sejak awal sesi.
Setelah jeda istirahat, salat, dan makan (Ishoma), antusiasme peserta kembali dipacu lewat materi kedua mengenai “Foto Jurnalistik” yang dipandu oleh Jesica H.W. Di sini, para peserta dibekali teknik menangkap momen berita lewat lensa kamera. Kelas fotografi ini dirasa sangat relevan bagi Yeremi sebagai mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi, karena menggabungkan estetika visual dengan nilai informasi yang kuat untuk konsumsi media digital.
Agenda Praktik Lapangan dan Edukasi Safety Riding di Astra Motor Center
Memasuki agenda kedua pada beberapa pekan ke depan, para peserta dijadwalkan akan langsung terjun untuk melakukan Praktik Peliputan di Lapangan. Kegiatan lapangan ini rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 November 2026 mendatang, dengan mengambil tempat di Kantor Astra Motor Center Pontianak yang berlokasi di Jalan Arteri Supadio (tepat berada di depan Gaia Mall).
Menariknya, dalam praktik lapangan tersebut, para peserta tidak hanya sekadar belajar meliput berita dan teknik wawancara langsung saja. Mereka juga akan langsung dilibatkan dalam kegiatan edukasi safety riding yang diselenggarakan oleh Astra Motor. Momentum meliput berita sekaligus wawancara di lapangan ini akan menjadi bahan praktik nyata bagi para jurnalis mahasiswa untuk mengasah kepekaan mereka dalam meramu berita langsung dari sebuah event publik. Suksesnya gelaran pelatihan tahun ini juga tidak lepas dari dukungan penuh sejumlah mitra strategis, di antaranya Astra Motor (member of ASTRA), Honda, Alfamart, serta kedai kopi lokal legendaris, Aming Coffee.
Apresiasi tinggi pun mengalir dari pihak Fakultas MIPATEK atas keberhasilan mahasiswa Prodi PTI yang berhasil ikut serta dalam program ini. Dengan mengusung tema besar “Mahasiswa Cakap Informasi melalui Jurnalistik Berkualitas, Kreatif, dan Berintegritas”, ilmu dan pengalaman berharga yang didapatkan oleh Yeremi langsung dari para praktisi LKBN ANTARA diharapkan dapat dibawa pulang ke kampus, ditularkan ke rekan-rekan mahasiswa lainnya, sekaligus menghidupkan kembali gairah dunia publikasi digital di lingkungan Universitas PGRI Pontianak.
Penulis: Yeremi Van May Sidauruk
